Details, Fiction and pajakbola
Details, Fiction and pajakbola
Blog Article
Artikel ini akan membahas dasar hukum perpajakan bagi atlet, jenis-jenis penghasilan yang dikenai pajak, dan contoh cara menghitung pajak bagi atlet.
Seperti layaknya semua masyarakat Indonesia yang telah memiliki penghasilan, seorang atlet juga merupakan wajib pajak. Artinya, atlet membayar dan melaporkan pajak atas penghasilan yang diterima.
Misalnya, seorang atlet menerima penghargaan berupa reward uang tunai sebesar Rp one hundred juta dari pemerintah.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa reward atau penghargaan yang diberikan oleh pemerintah kepada atlet dalam bentuk apapun, meski masuk kategori objek pajak.
Untuk itu, pemain sepak bola mendapat keuntungan dari penghasilan yang didapatkannya. Klub dapat memperoleh keuntungan melalui pemanfaatan berbagai aset yang dimilikinya seperti penjualan pemain, penjualan tiket pertandingan, penjualan berbagai products sepak bola, serta dapat pula menarik minat Trader atau perusahaan swasta agar mendapatkan dana promosinya.
Jakarta - BRI Liga I 2022/2023 baru saja digelar. Masyarakat sangat antusias menyambutnya. Sepak bola merupakan salah satu cabang olah raga yang sangat digemari dan banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Cabang olah raga ini telah menjadi sebuah industri yang secara ekonomi sangat menjanjikan.
Adapun, dalam dunia olahraga sepak bola terdapat penjualan products klub sepak bola yang dapat dikategorikan sebagai objek pajak. Sebab, omzet yang didapatkan dari klub sepak bola pajakbola telah menyentuh angka Rp four,8 miliar per tahunnya, yang menandakan bahwa klub-klub tersebut sudah sepatutnya ditetapkan sebagai PKP. Dengan begitu klub sebagai PKP, maka atas penjualan merchandise wajib dilakukan pemungutan PPN.
Kita sudah sering mendengar pemain bola dunia tersandung kasus penggelapan pajak. Dikabarkan para pemain sepakbola papan atas dunia tersebut kurang membayar pajak sampai ratusan miliar rupiah.
Semua masyarakat Indonesia yang telah memiliki penghasilan pada umumnya telah menjadi wajib pajak, dimana mereka wajib melaporkan pajakbola dan membayarkan pajak atas penghasilan yang diterima.
Atlet yang bekerja secara bebas dapat mengajukan pemberitahuan kepada DJP untuk menggunakan NPPN dalam perhitungan pajak.
PPh Pasal 21 dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan. Atlet termasuk dalam kategori ini adalah atlet yang bekerja secara bebas maupun yang terikat pada klub.
Namun, walaupun dicatat sebagai aset, atas pembelian pemain tersebut tidak dapat "disusutkan," karena ada kemungkinan nilai jual pemain tersebut di tahun berikutnya akan mengalami peningkatan.
"Tapi kalau ada kewajiban pajak yang belum dilunasi kan bisa ditagihkan sekalian," kata Yustinus lagi.
Dengan begitu negara dapat lebih ideal dalam menyusun anggaran untuk membiayai pengeluaran negara dan turut mengatasi permasalahan jumlah pengangguran, karena banyak pihak yang terlibat dan membutuhkan tenaga kerja.